Langsung ke konten utama

Profil Pendamping Desa Terbaik Mojokerto


Mengintip keseharian sosok Pendamping Desa terbaik mojokerto yang mendapat anugerah pada Lomba Vlog 'Desaku Hebat Indonesia ku Kuat' digelar di Royal Plaza Surabaya, Jumat kemarin (29/12/2017).

Selain lomba Vlog acara itu juga diisi dengan acara penganugerahan yang diberikan kepada pendamping desa dan pendamping lokal desa. Nah, bagaimana sosok Indra Krishernawan yang mendapat anugerah Pendamping Desa terbaik di Kabupaten Mojokerto?

Rapi, Serius dan pintar, itulah yang terbesit ketika melihat laki-laki berkaca mata ini. Pria yang sehari-hari di akrab panggil indra ini dilahirkan di mojokerto 33 tahun lalu.  Menghabiskan study menengah atasnya di SMA sooko pada tahun 2003 dan melanjutkan S1 di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Anwar Mojokerto.


Awal mula perjalanan karier setelah lulus sarjana tidaklah mudah. Yah, seperti kebanyakan yang lainya. Harus kesana kemari  untuk sekedar mencari informasi pekerjaan atau nebeng kerja sambilan bersama teman. Itu juga di alami anak kedua dari 3 bersaudara ini. Sampai dia memutuskan untuk terjun di dunia pemberdayaan masyarakat yang lantas mengantarkannya sampai posisinya saat ini.

Jiwa pemberdayaanya muncul saat aktif dalam program PNPM mandiri pedesaan yang ditugaskan di kabupaten Jombang kurang lebih selama 4 tahun. Predikat fasilitator kecamatan terbaikpun pernah disandangnya. Disela kesibukanya tak lantas dia berhenti mengenyam pendidikanya. Strata 2 pun dia lanjutkan di universitas Airlangga dan gelar M.Si pun diraihnya pada tahun 2015.


Di akhir 2015 dia pun sempat memprakarsai berdirinya ikatan pelaku pemberdayaan masyarakat Indonesia IPPMI DPC Kabupaten Mojokerto dan menjadi sekretaris umum dijajaran kepengurusan. Namun entah mengapa organisasi komunitas pemberdayaan ini vakum hingga saat ini.

Selanjutnya, pada tahun 2016 dia mendirikan yayasan insan kamil instituted yang bergerak di bidang pendidikan, pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Dengan yayasan ini dia berharap tetap bisa menuangkan pemikiranya dengan tetap mengabdikan dirinya sebagai bentuk perjuangan di masyarakat.

Selain aktif pada pelatihan pengembangan kapasitas masyarakat, insan kamil institute tengah mendampingi projek unit usaha bumdes lembah mbencirang desa kebontunggul kecamatan gondang. lembah mbencirang merupakan salah satu peraih penghargaan inovasi desa terbaik untuk kategori bidang ekonomi dan pengembangan ekonomi desa pada Bursa Inovasi Desa Mojokerto tahun 2017.


Saat ini selain sibuk dengan bisnis APE gemas Edutoy's, suami dari Annisa Kurniati S.Pd ini juga aktif pada program kementerian desa sebagai Pendamping Desa di Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto sampai saat ini.

Jiwa disiplin yang di tanamkan sejak dini oleh keluarganya seakan mengakar dan tertanam di lingkungan kerjanya. Itu terlihat dari bagaimana dia memberikan bimbingan dan kepada jajaran pendamping lokal desanya dan mampu menjembatani dan menjawab persoalan yang ada. Itulah sebabnya dia selalu muncul menjadi lakon saat muara pertanyaan diskusi teman sejawat tidak ada titik temu.

Di dunia pemberdayaan masyarakat banyak sekali pengalaman yang di perolehnya. Mulai dari menjadi Tim assistenai pelatih Sekretaris Desa se-jawa timur, Pelatih Pratugas Pendamping Lokal Desa, Tim Fasilitasi Bumdes dan lainya. Dari pengalaman itu tidak lantas dia berbangga diri. Bahkan dari situ sering di bagi bersama komunitas pendamping lainya untuk sekedar sharing dan sinau bareng. Tidak heran predikat pendamping desa terbaik pun layak jika melekat padanya.

Disiplin dan loyalitas mungkin dua kata yang patut dicontoh dari sosok direktur insan kamil institute ini. Disiplin mempunyai makna kepatuhan untuk menghormati dan melaksanakan suatu dan loyalitas memegang peranan dalam melaksanakan tugas.
(y/s)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uri-uri budaya leluhur, warga salen bangsal gelar kesenian ujung

Kesenian ujung adalah salah satu warisan budaya asli mojopahit yang harus dilestarikan. Hal itulah yang mendasari pemerintah desa salen menggelar kesenian ujung yang dikemas dalam Ruwat desa salen tahun 2018. Acara digelar (22/4) di halaman Balai Desa salen Kecamatan Bangsal. Tidak salah jika Kesenian Ujung sudah menjadi icon melekat di desa salen. Karena desa salen selalu menyelenggarakan acara yang ini disetiap tahun nya. Kemeriahan acara tahunan ini sudah terlihat sejak pagi. Warga desa salen sudah antusias dan tidak sabar menyaksikan acara ini. Menurut Wiwik Nurhayati, selaku kepala desa mengatakan bahwa atas nama pemerintah desa salen turut bangga kesenian ujung merupakan salah satu kesenian yang masih bisa dilestarikan sampai saat ini. "Ujung merupakan salah satu kegiatan tahunan lembaga adat di desa salen, semoga kegiatan ini menjadi salah satu upaya melestarikan kesenian ujung,". Nanti malam kita juga ada pagelaran wayang kulit Ki dalang waluyo aji, dari M...

Dam legendaris pudaksari

Bendungan/dam pudaksari merupakan dam terbesar di kecamatan bangsal. Aliran sungainya mampu mengairi daerah irigasi (DI) 2 kecamatan yakni kecamatan mojoanyar dan kecamatan bangsal. Tidak heran irigasi persawahan didua kecamatan itu juga bergantung dari debit air dam pudaksari. Selain menjadi kebutuhan pengairan sawah, anak sungai dam pudaksari juga dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari sebagian besar masyarakat didusun kauman desa bangsal. Karena airnya sangat bersih banyak warga yang memanfaatkanya untuk mandi, cuci bahkan memelihara ikan keramba. Dam pudaksari membelah desa puloniti dan desa bangsal. Tepatnya berada di dusun pudaksari kecamatan puloniti atau arah selatan 1 km dari jalan raya bangsal mojokerto. Saat musim kemarau panjang seperti ini debit air menurun drastis. Hanya bak penampung atas yang masih difungsikan bak kontrol oleh UPT pengairan kecamatan bangsal untuk membagi debit pengairan persawahan. Banyak hal mistis yang menjadi cerita warga baik itu...

Sekilas tentang Lembah Mbencirang (Projek Desa Terinovasi BID Mojokerto 2017)

Setelah mendapatkan penghargaan Desa paling inovatif di Bursa Inovasi Desa Mojokerto tahun 2017 untuk kategori Kewirausahaan dan pengembangan ekonomi, penulis sengaja menelusuri sejarah berdirinya Wisata Edukasi Lembah Mbencirang Desa Kebontunggul Kecamatan Gondang ini. LEMBAH MBENCIRANG Keberanian ikhtiar berupaya menyenangkan masyarakat melalui optimalisasi Bumdes Mewujudkan Desa yang mempunyai kekuatan secara ekonomi, budaya dan sosial melalui pendekatan pembangunan dan pemberdayaan Desa merupakan gambaran mengenai Desa Mandiri. Muatan strategis UU Desa menuju Desa mandiri bertumpu pada tigadaya yakni berkembangnya kegiatan ekonomi Desa dan antar Desa, makin kuatnya sistem partisipatif Desa, serta terbangunnya masyarakat di Desa yang kuat secara ekonomi dan sosial-budaya serta punya kepedulian tinggi terhadap pembangunan serta pemberdayaan Desa. (Lendy T. Wibowo). Tigadaya tersebut selaras dengan Konsep yang disampaikan Prof. Ahmad Erani Yustika selaku Plt Sekjen K...