Langsung ke konten utama

Pembukaan pondok anak, Al musthofa usung tema pondok "Kids jaman now"


Mempersiapkan generasi emas untuk masa depan adalah kewajiban kita bersama. Karena masa depan Indonesia berada ditangan anak-anak kita sebagai penerus bangsa ini. Maka basic pendidikan sebagai jalan menuju meraih cita-cita dan modal membuka jendela dunia dirasa sangat penting. Pendidikan yang bermutu akan menjadi jalan yang kuat untuk mencetak generasi yang berkualitas dan berkarakter, lebih-lebih pendidikan di pondok pesantren yang sangat mengedepankan pendidikan karakter.

Meskipun telah memberikan pendidikan dilingkungan keluarga, saat ini kebanyakan orang tua juga menginginkan anaknya mendapatkan pendidikan yang baik saat di bangku sekolahnya. Tidak hanya itu, orang tua juga berharap pendidikan itu juga di bentengi dengan pengetahuan agama yang kuat. Agar kelak anaknya akan menjadi pribadi yang baik sukses dunia akhirat.

Itulah yang melatarbelakangi H. M. Zainur Rofiq, M.Pd.I memberanikan diri untuk membuka pondok pesantren anak Al Musthofa Ma'had Qur'an Lil Banat. Sebagai orang yang lalu lalang membidangi pendidikan khususnya pendidikan anak usia dini, Gus Rofiq (panggilan akrab) memahami bagaimana pentingnya mempersiapkan generasi emas diusia anak-anak. Karena pendidikan yang berkarakter akan mencetak generasi milenial yang mampu menjawab tuntunan zaman, dan tentunya dengan landasan agama yang kuat.

Launching Ma'had Qur'an Lil Banat dilaksanakan di Aula terbuka milik yayasan Al Musthofa Di Desa Gayam Kecamatan Bangsal (31/1) dengan mengusung konsep kids and fun. Dalam sambutanya Gus Rofiq menyampaikan kepada calon peserta didiknya, bahwa kita harus ikhlas dan fokus kalau ingin sukses di pondok. Anak-anak harus bisa membanggakan orang tua dengan menjadi anak yang Sholeh dan Sholihah, pandai dan tidak boleh nakal, seperti pondok Kun anta (salah satu sinetron di MNCTV), hayo siapa yang di pondok Kun anta yang bandel," gurauan suami dari Hj. Alfi Rohmatillah Al khafidzah ini,".


Pada session ta'aruf yang di kemas dengan tema mondok kids jaman now, konsepnya di bingkai dalam kegiatan yang fun. Acara ta'aruf sendiri dibimbing oleh Ustad. Wahyu selaku Koordinator Humas dan pengembangan SDM yayasan Al Musthofa. Selain memberikan anak anak motivasi dan mental building, acara tersebut juga dikemas dalam game-game yang fun. Misalnya, telling story, Menjadi Pak yaitu dan Bu nyai, Bermain konsentrasi, sampai menggambar imajinasi. Tawa dan keceriaan pun terlihat dari anak-anak yang kebanyakan masih usia sekolah dasar dan TK ini.

Dengan mengusung visi mencetak generasi muslim yang intelektual, Qur'ani, Beriman, Bertaqwa, terampil dan berakhaklul Karimah diharapakan pondok pesantren anak Al Musthofa ini menjadi bagian dari rasa kepedulian terhadap generasi yang akan datang.

Maka untuk mencapai hal itu diberikan konsep pembelajaran memahami dan menghafal Al Qur'an sejak dini, memberikan bekal pengetahuan ilmu agama, dan mengembangkan potensi anak sejak dini.

Selain pondok pesantren yang baru dibuka, yayasan Al Musthofa juga telah berdiri lembaga pendidikan lain. Yaitu KB Al Musthofa, PAUD Al Musthofa, MQB Al Musthofa , TPQ Syabilul Rosyad dan jam'iyah Thoriqoh. Berbicara tentang pengembangan ke depan, Gus Rofiq selaku pengasuh mengatakan bahwa kita memulai sekarang atau nanti itu sama saja, yang paling penting kita sudah berusaha dan selalu berdo'a semoga kedepannya bisa jadi lebih baik, Tandasnya."
(Y/s)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uri-uri budaya leluhur, warga salen bangsal gelar kesenian ujung

Kesenian ujung adalah salah satu warisan budaya asli mojopahit yang harus dilestarikan. Hal itulah yang mendasari pemerintah desa salen menggelar kesenian ujung yang dikemas dalam Ruwat desa salen tahun 2018. Acara digelar (22/4) di halaman Balai Desa salen Kecamatan Bangsal. Tidak salah jika Kesenian Ujung sudah menjadi icon melekat di desa salen. Karena desa salen selalu menyelenggarakan acara yang ini disetiap tahun nya. Kemeriahan acara tahunan ini sudah terlihat sejak pagi. Warga desa salen sudah antusias dan tidak sabar menyaksikan acara ini. Menurut Wiwik Nurhayati, selaku kepala desa mengatakan bahwa atas nama pemerintah desa salen turut bangga kesenian ujung merupakan salah satu kesenian yang masih bisa dilestarikan sampai saat ini. "Ujung merupakan salah satu kegiatan tahunan lembaga adat di desa salen, semoga kegiatan ini menjadi salah satu upaya melestarikan kesenian ujung,". Nanti malam kita juga ada pagelaran wayang kulit Ki dalang waluyo aji, dari M...

Dam legendaris pudaksari

Bendungan/dam pudaksari merupakan dam terbesar di kecamatan bangsal. Aliran sungainya mampu mengairi daerah irigasi (DI) 2 kecamatan yakni kecamatan mojoanyar dan kecamatan bangsal. Tidak heran irigasi persawahan didua kecamatan itu juga bergantung dari debit air dam pudaksari. Selain menjadi kebutuhan pengairan sawah, anak sungai dam pudaksari juga dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari sebagian besar masyarakat didusun kauman desa bangsal. Karena airnya sangat bersih banyak warga yang memanfaatkanya untuk mandi, cuci bahkan memelihara ikan keramba. Dam pudaksari membelah desa puloniti dan desa bangsal. Tepatnya berada di dusun pudaksari kecamatan puloniti atau arah selatan 1 km dari jalan raya bangsal mojokerto. Saat musim kemarau panjang seperti ini debit air menurun drastis. Hanya bak penampung atas yang masih difungsikan bak kontrol oleh UPT pengairan kecamatan bangsal untuk membagi debit pengairan persawahan. Banyak hal mistis yang menjadi cerita warga baik itu...

Sekilas tentang Lembah Mbencirang (Projek Desa Terinovasi BID Mojokerto 2017)

Setelah mendapatkan penghargaan Desa paling inovatif di Bursa Inovasi Desa Mojokerto tahun 2017 untuk kategori Kewirausahaan dan pengembangan ekonomi, penulis sengaja menelusuri sejarah berdirinya Wisata Edukasi Lembah Mbencirang Desa Kebontunggul Kecamatan Gondang ini. LEMBAH MBENCIRANG Keberanian ikhtiar berupaya menyenangkan masyarakat melalui optimalisasi Bumdes Mewujudkan Desa yang mempunyai kekuatan secara ekonomi, budaya dan sosial melalui pendekatan pembangunan dan pemberdayaan Desa merupakan gambaran mengenai Desa Mandiri. Muatan strategis UU Desa menuju Desa mandiri bertumpu pada tigadaya yakni berkembangnya kegiatan ekonomi Desa dan antar Desa, makin kuatnya sistem partisipatif Desa, serta terbangunnya masyarakat di Desa yang kuat secara ekonomi dan sosial-budaya serta punya kepedulian tinggi terhadap pembangunan serta pemberdayaan Desa. (Lendy T. Wibowo). Tigadaya tersebut selaras dengan Konsep yang disampaikan Prof. Ahmad Erani Yustika selaku Plt Sekjen K...